Rabu, 15 Februari 2017

Si Misterius Jolly Roger



Pagi itu saya sedang rajin-rajinnya. Tetiba saja bersemangat mencuci ransel kesayangan untuk pertama kalinya setelah dua tahun bersama. Satu per satu aneka benda saya keluarkan dari ransel. Mulai dari laptop, buku, alat tulis, cat air, korek gas, kabel charger handphone, sampai kertas struk belanjaan. Lalu, sebuah gantungan kunci bersinar di tangan saya. Gantungan kunci berbentuk Jolly Roger lengkap dengan topi jeraminya Monkey D. Luffy—One Piece. 

Kyaaaaaaa! Lucuuuunya!” seru saya dengan mata berbinar-binar. 

Saya bukan maniak komik atau penonton setia serial anime One Piece, tapi untuk soal gambar animasi dan soundtracknya saya suka mengoleksinya. Ratusan file serialnya pun telah berhasil saya kumpulkan berharap suatu hari bisa duduk manis menikmatinya satu per satu.
Sembilan detik kemudian, saya tersadar akan sebuah benda menyerupai kunci berwarna hitam yang tergantung di sana. Sepertinya kunci laci atau lemari mungil. 

Deg.

Seketika binar-binar mata saya meredup. Gantungan kunci ini telah bertuan. Pupus sudah harapan memilikinya. 

“Lalu ini punya siapa?” 

Kok, ada di ransel saya?” 

“Sejak kapan?” 

Di kepala saya seperti ada Om Pico Taro yang menari-nari diikuti teriakan-teriakan monolog itu berulang-ulang.

“Saya siapa?”

“Saya di mana?”

“Oh, tidak! Saya tidak sedang amnesia!”

Monolog lagi.

“…atau jangan-jangan, ini hasil jarahan saya?”


Saya memang punya sedikit kelakuan yang suka meminta barang-barang lucu milik teman seperti gantungan kunci, gelang, bahkan kabel charger. Biasanya, saya akan meminta sambil merengek-rengek kayak anak kecil. Tidak semua teman akan luluh seketika, tapi yang luluh ada, kok. Banyak malah hehehe. Pakaian milik tante dan Ibu pun tidak jarang saya minta. Saya suka memakai pakaian beliau. Saya memakainya saat sedang rindu-rindunya. Tapi, saya hanya akan ‘menjarah’ orang-orang terdekat, jadi mustahil jika harus lupa.

Alamaaak! Siapa pula korbannya?”

“Harus ke mana saya mencarinya?”

Monolog episode ke-sekian.

***

Karena merasa bersalah dan merasa ingin memintanya dengan cara baik-baik akhirnya saya melakukan misi pencarian pemilik Si Misterius Jolly Roger. Langkah yang paling pertama adalah dengan mengunggahnya di media sosial. Sengaja saya unggah tanpa caption berharap ada yang tiba-tiba mengaku itu miliknya atau mungkin mengenal pemiliknya. Namun, sama sekali tidak ada respon. Akhirnya saya memutuskan untuk memakainya kemana-mana. Gantungan kunci tersebut sesekali saya sematkan di ransel, tas tangan, bahkan tempat pensil. Tapi teman-teman di sekitar saya juga tidak ada yang merasa memiliki benda tersebut. Meski beberapa kali, si Jolly Roger jadi incaran teman-teman saya yang penggila One Piece. Tapi, si Jolly Roger selalu berhasil saya selamatkan.

***

Jolly Roger adalah sebutan untuk lambang bajak laut. Umumnya, pada logo ini tergambar sebuah tengkorak berwarna putih dengan dua tulang paha yang juga berwarna putih menyilang di belakangnya. Biasanya, lambang bajak laut dijadikan bendera dengan latar kain hitam. Selama ini saya berpikir lambang seperti itu hanya ada di film-film ternyata di dunia nyata memang ada. Tercatat, sebuah kelompok bajak laut bernama Calico Jack memakai ini sebagai lambangnya dengan mengganti dua tulang yang bersialangan menjadi pedang yang bersilang.. Bahkan Odacchi—pengarang One Piece melakukan riset tentang asal muasal logo dan istilah Jolly Roger ini. Ia menyimpulkan penamaan Jolly Roger berasal dari Bahasa Perancis “Jolie Rouge” yang dalam arti bahasa Indonesia “merah yang cantik” yang memiliki makna menggambarkan darah. Odacchi juga menyimpulkan “Roger” bisa jadi berasal dari bahasa Inggris “Rogue” yang berarti bajingan atau berasal dari istilah “Old Roger”, yang merupakan istilah masa itu untuk “jahat” dan “setan”. Secara umum, Jolly Roger memiliki makna “bahaya”. Gambar tengkorak dan tulang bersilang biasanya digunakan untuk melambangkan sesuatu yang berbahaya apakah itu area tertentu atau bahan kimia.

Dalam One Piece sendiri banyak ditemui Jolly Roger yang juga dijadikan penanda dari sekelompok bajak laut. Bahkan bagi saya Jolly Roger mereka jauh dari kata sangar yang identik dengan bajak laut, hehehehe. Jolly Roger yang bermunculan di One Piece beraneka ragam. Biasanya menyertakan sesuatu yang yang menjadi ciri khas dari bajak laut tersebut (biasanya yang menjadi ciri khas kaptennya). Seperti si Misterius Jolly Roger ku yang merupakan lambang milik Kelompok Bajak Laut Topi Jerami (Straw Hat Pirates) dengan topi jeraminya Luffy yang melekat di tengkorak membuat si tengkorak terlihat makin imut. Hehehehe.

Dua tahun sudah si Misterius Jolly Roger bersama saya menemani kemana-mana tapi belum juga bertemu pemiliknya. Mungkin di suatu hari, di sebuah garis waktu yang tepat. Sepeti jodoh, akan indah pada waktunya. Bersabarlah Jolly Roger ku.

Si Misterius Jolly Roger


***Semoga melalui postingan ini saya bisa bertemu pemiliknya hehehehe.

4 komentar:

Citra mengatakan...

Uwoo... mungkin pemiliknya berjodoh sama kak timi.. :D

pelukis malam mengatakan...

Hihihihi bisamungkin ku buatkan sayembara di,

Raraa Rahmawati mengatakan...

Kalau masih belum ada yg ngaku, bolehji dititip di saya dulu kak :))

pelukis malam mengatakan...

(((((dititip))))) 😕😑

Posting Komentar

tinggalkan jejakmu di sini :)